Ancala.

revolution of mind

Notes

:’)

Ada satu keluarga, yang pernah saya tinggalkan

Padahal, perjuangan saya agar diterima di keluarga itu luar biasa beratnya. Luar biasa banyaknya pengorbanan saya.

Dan tepat setelah saya diterima, saya malah meninggalkan keluarga itu.

Keputusan itu saya ambil, dengan pertimbangan yang lama dan panjang

Dan itu bukan keputusan berdasarkan emosi.

Saya tahu saya menyayangi mereka, walau mereka gak pernah tahu, tidak pernah melihat buktinya.

Tapi saya juga tahu konsekuensinya jika saya tidak meninggalkan mereka

Jadi, keputusan sudah saya ambil dan sudah terealisasikan sejak lama.

Konsekuensinya pun sudah saya terima.

Saya tidak menyesal.

Tapi, hari ini, saya kangen. Saya kangen mereka. Walaupun saya tidak berhak.

As you know it, my little family,

I miss you all.

And again, I am sorry.